Tugas Wajib 12 : Perbedaan Oculus Rift, Leaf Motion, Intel Real Sense Teknologi dan Vuforia Smart Terrain

Bahasa Indonesia 2 #

Nama : Fajar Nurhakim (12112722)

Kelas : 3KA03

.

Era masa depan tampaknya sudah mulai menghampiri kita. Perkembangan teknologi yang makin maju membuat hal yang dulunya hanya ada di khayalan ataupun film-film jenis science fiction, kini makin mendekati kenyataan. Salah satu contoh kecilnya yaitu teknologi virtual yang sebentar lagi bakal bisa dinikmati secara luas melalui salah satu perangkat yang saat ini menjadi perbincangan, beberapa konsep modern masa kini yaitu Oculus Rift, Leaf Motion, Intel Real Sense Technology dan Vuforial Smart Terrain.

.

1. Oculus Rift

Oculus Rift merupakan sebuah perangkat headset yang menampilkan lingkungan virtual reality yang diciptakan bagi para gamer. Dengannya, pengguna akan merasakan pengalaman seperti masuk ke dalam dunia game yang sedang dimainkannya. Perangkat ini akan menghasilkan tampilan tiga dimensi yang berbeda dengan tampilan 3D menggunakan kacatamata yang saat ini banyak beredar. Tampilan pandangan pengguna sangat luas kemanapun arah kepala bergerak dan mata memandang. Oculus memiliki sensor khusus sehingga pergerakan kepala yang dilakukan akan langsung diterjemahkan ke dalam gerakan pada dunia virtual sehingga pengguna bisa bebas menjelajah dunia virtual.

Awal Pengembangan

Ide pembuatan Oculus Rift dicetuskan oleh Palmer Luckey yang mulai mengembangkannya sejak 2012. Kala itu memang telah ada beberapa perangkat headset berbasis virtual reality yang hadir dipasaran, namun tidak ada yang memberikan pengalaman bermain game yang benar-benar mendalam dan memuaskan pengguna. Kendala lain yaitu harga jual yang masih sangat tinggi dan kebanyakan masih digunakan untuk kalangan terbatas seperti militer ataupun untuk penelitian ilmiah. Atas dasar itu Palmer membangun sebuah tim yang terdiri dari orang-orang sesama penggila game yang memiliki visi sama, yaitu hendak mengubah cara dan mendapatkan pengalaman berbeda saat bermain game. Tidak heran moto yang digunakannya yaitu designed by gamers, for gamers.

Versi Oculus Rift

Oculus Rift Developer Kit merupakan versi pertama yang ditawarkan ke publik melalui Kickstarter. Ditawarkan dengan harga yang terbilang terjangkau yaitu sekitar US$300, Awalnya, Oculus menggunakan layar berukuran 5,6 inci, namun setelah kesuksesannya di Kickstarter, pengembang mengubah ukurannya menjadi 7 inci. Oculus Rift memiliki viewing angle hingga 110˚ secara diagonal dan 90˚ secara vertikal. Dukungan resolusi mencapai 1280×800 dpi (720P). Versi Developer Kit masih terus mengalami pengembangan dan hingga kini hanya mendukung untuk platform PC saja memanfaatkan koneksi DVI serta HDMI. Sedangkan versi consumernya diperkirakan bakal mendukung platform lain seperti smartphone. Sayangnya belum diketahui jadwal resmi peluncurannya, meski banyak yang memperkirakan berbarengan dengan gelaran Electronic Entertainment Expo (E3) pada Juni 2014.

Aplikasi pendukung

Oculus membuat SDK (Software Development Kit) yang akan membantu para pengembang untuk mengintegrasikan game mereka dengan perangkat Oculus. Sebelum diperkenalkan lewat Kickstarter, John D. Carmack, seorang programmer game yang juga pendiri id Software, tertarik dengan purwarupa Oculus Rift yang sempat didemokan padanya. Dan tidak lama kemudian, John mengumumkan bahwa game mereka yaitu Doom 3: BFG Edition akan dirancang ulang agar bisa dimainkan melalui perangkat tersebut. Game inipun langsung dijadikan sebagai game resmi pertama yang mendukung Oculus serta menjadi game yang didemokan saat Oculus ditampilkan di Kickstarter. Meski sebenarnya, game pertama yang dimainkan di Oculus adalah Fortress 2. John D. Carmack yang getol akan Oculus ternyata tidak sejalan dengan id Software sehingga ia keluar dari sana dan kini menjadi CTO Oculus. Dengan makin banyaknya pengembang yang tertarik bergabung, kini sudah banyak game yang dihadirkan bagi Oculust Rift.

.

2. Leaf Motion

Bagi pembaca yang pernah memainkan X-Box dengan alat tambahan Kinect, mungkin pernah berpikir bagaimana apabila teknologi seperti Kinect dapat diaplikasikan sehari-hari untuk menjalankan komputer karena pasalnya Kinect ini membantu pemain X-Box bermain tanpa menggunakan stick dan hanya menggunakan gerakan tangan di udara. Ternyata sudah ada alat yang bisa melakukan kemampuan mirip dengan Kinect di komputer yaitu Leap Motion.

Bisa dibilang Leap Motion ini merupakan alat tambahan yang dapat dihubungkan ke komputer dan kemudian dapat digunakan untuk menggantikan fungsi mouse maupun keyboard karena pasalnya Leap Motion dapat membantu penggunanya mengendalikan komputer hanya dengan gerakan tangan maupun jari di udara.

Bentuk Leap Motion ini berukuran kotak yang cukup kecil sehingga mudah dibawa kemanapun. Cara kerja Leap Motion ini adalah pengguna cukup meletakan perangkat ini didekat komputer dan kemudian perangkat akan mendeteksi keberadaan tangan maupun jari yang selanjutnya pengguna dapat menggunakan gerakan tangan atau jari  yang diinginkan serta gerakan kombinasi yang sudah diatur.

Selain bisa menggantikan fungsi mouse, Leap Motion pun bisa berubah fungsi menjadi keyboard dengan memancarkan sinar yang mewakili huruf dan angka pada keyboard. Untuk mengetik, penggunanya cukup menyentuh huruf layaknya mengetik pada keyboard biasa dengan akurasi 1/100 milimeter.

Tentunya fungsi lain yang cukup menarik adalah pengguna Leap Motion ini bisa memainkan game di komputer dengan gerakan tangan atau jari di udara dengan cepat. Untuk game yang bisa dikendalikan dengan Leap Motion ini penggunanya bisa mengunduh maupun membelinya di toko online milik Leap Motion. Di toko tersebut pun tersedia juga aplikasi yang menarik. Perangkat ini telah mendukung komputer Windows dan Mac.

Untuk membeli Leap Motion ini pembaca dapat mengunjungi toko online Jakarta Notebook yang dibanderol Rp 1.499.000 (harga diskon saat ini sebesar Rp 1.161.600).

.

3. Intel Real Sense Technology

Intel, siapa yang tidak mengenal salah satu perusahaan asal amerika dimana gudangnya teknologi canggih hadir disana. Selama ini mungkin intel dikenal hanya sebagai perusahaan prosesor seperti Pentium, core i3, core i5 ataupun core i7. Namun jangan salah kira ternyata dapurnya tempat teknologi-teknologi canggih salah satu ada di intel.

Salah satu teknologi terbaru dan tercanggih yang bakalan menyapa dunia teknologi dimasa depan adalah intel real sense. Dilihat dari dua kata dasarnya, real dan sense jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, real memiliki arti nyata dan sense memiliki arti rasa. Jadi intel real sense akan memberikan kita sensasi atau rasa yang nyata yang dihasilkan dari sebuah teknologi.

Intel Real Sense 3D Camera adalah teknologi kamera yang mampu merespon tangan , lengan , dan gerakan kepala serta ekspresi wajah. kemampuan kamera Real Sense ini dapat mendeteksi 22 sendi di satu telapak tangan kita dan juga bisa mendeteksi kedalaman 3 Dimensi.

Jika anda pernah melihat film iron man dimana tony stark mampu mengoperasikan komputer pribadinya hanya dengan perintah suara dan gerakan tanganya, hal ini nanti juga akan bisa dilakukan oleh intel real sense. Lalu apa rahasia dibalik kecanggihan teknologi real sense ini?

Rahasia dari kecanggihan teknologi real sense adalah perangkat dengan kamera Intel RealSense 3D memiliki tiga lensa. Jadi terdapat 3 kamera yang saling terintegrasi, tiga kamera tersebut adalah kamera konvensional , kamera inframerah , dan laser proyektor inframerah . Bersama-sama , ketiga lensa kamera tersebut memungkinkan perangkat untuk menyimpulkan kedalaman dengan mendeteksi cahaya inframerah dari benda-benda yang ada di depannya . kemudian data visual yang diambil dikombinasi dengan software pelacak gerak Intel RealSense.

Dengan teknologi real sense ini anda akan berada di dunia 3 dimensi yang nyata. Seperti nuansa anda berada di dalamgame 3D yang bisa anda gerakan dengan jari anda.

Selain itu teknologi real sense ini mampu membuat 3D scanning langsung dari perangkat Anda , sehingga Anda dapat memindai dan menyimpan sebuah karya seni , objek , bahkan wajah Anda sendiri. Anda dapat menyimpan hasil pindai apa adanya , atau memanipulasi menjadi sesuatu yang baru seperti halnya anda mentransform wajah anda ke dalam sebuah permaianan untuk menjadi wajah bagi karakternya atau anda bisa mencetak hasil pemindaianya dengan menggunakan printer 3D sehingga anda bisa membuat mainan dari dengan model dari objek yang ditangkap oleh kamera termasuk wajah anda sendiri bisa dijadikan maianan 3D.

Intel real sense 3D camera ini nanti juga akan hadir pada ponsel, tablet dan komputer. Tablet Dell Venue 8 7000 Series yang memiliki kamera 3D menjadi perangkat pertama yang mengusung teknologi RealSense. Dell Venue 8 bisa menghasilkan foto 3D definisi tinggi lengkap dengan ukuran dimensinya. Bahkan dengan 3D real sense kamera ini anda bisa mengetahui ukuran kaki anda.

Teknologi ini terus mengalami perkembangan, intel juga mengadakan intel real sense challenge. Bagi anda yang ingin berpartisipasi bisa langsung mengunjungi situs terkait dan aka nada hadiah istimewa jika anda menjadi juara dari challenge ini.

Kemajuan teknologi real sense ini seakan mengabulkan mimpi yang tak bisa diwujudkan. Teknologi ini membawa anda menuju dunia masa depan yang canggih. Coba anda bayangkan dengan lambaian tangan anda komputer anda bisa mengerti anda. Tidak khayal nanti kita bisa mencicipi teknologi tony stark seperti pada film iron man.

.

4. Vuforia Smart Terrain

Produsen semikonduktor dan teknologi telekomunikasi Qualcomm Inc. rupanya tak hanya ingin menjadi penguasa pasar teknologi peranti bergerak, namun juga perangkat lunak di dunia mobile. Melalui anak perusahaan Qualcomm Connected Experiences Inc. tersedia perangkat Qualcomm® Vuforia™ versi terbaru yang segera dirilis dalam beberapa pekan mendatang. Versi paling mutakhir yaitu Vuforia 3.0 SDK akan mampu mengakses kamera ponsel cerdas atau tablet yang dengan teknologi Smart Terrain™ akan mengolah gambar video menjadi data tiga dimensi yang akan membawa pengalaman realitas tambahan (augmented reality) ke level yang lebih seru.

Aplikasi yang didukung oleh Smart Terrain ini memungkinkan pengguna untuk menciptakan ruang bermain mereka sendiri ketika karakter permainan dapat berinteraksi dengan dunia nyata dengan cara yang belum pernah dialami sebelumnya. Karakter dapat melakukan navigasi pada sekitar, berbenturan dengan atau melompati benda-benda di lingkungan pengguna. Teknologi ini merupakan terobosan besar bagi pengalaman realitas tambahan.

Qualcomm pertama kali memperlihatkan jenis teknologi ini di ponsel saat meluncurkan teknologi Smart Terrain menggunakan kamera dengan kemampuan depth-aware dalam konferensi Qualcomm Uplinq pada September 2013. Dalam rilis Vuforia terbaru di San Diego, California, Amerika Serikat, pada Selasa 20 Mei, juga diumumkan bahwa McDonald’s adalah merek global pertama yang menggunakan kemampuan Smart Terrain untuk aplikasi komersial. Aplikasi ponsel pintar McDonald’s GOL! adalah tantangan trick-shot virtual sepak bola yang didukung platform Vuforia dan dikembangkan oleh Trigger dan DDB Chicago. Aplikasi ini memungkinkan permainan game digital dalam lingkungan dunia nyata.

“Visi digital kami di McDonald’s adalah untuk membawa tingkat kenyamanan sehari-hari dan menyenangkan untuk dunia yang sama sekali baru,” kata direktur digital McDonald’s Atif Rafiq. “Aplikasi Vuforia ini hanyalah salah satu contoh bagaimana kami membawa kenikmatan terhadap kehidupan pelanggan kami,” ujarnya. McDonald’s mengumumkan bahwa aplikasi tersebut akan tersedia di seluruh dunia untuk sistem operasi iOS dan Android pada 26 Mei mendatang.

.

.

Referensi :

[1] http://www.pcplus.co.id/2014/05/fitur/oculus-rift-gerbang-menuju-dunia-virtual/

[2] http://gadgetren.com/2014/06/01/leap-motion-mengendalikan-komputer-dengan-gerakan-tangan-di-udara/

[3] http://komputerlamongan.com/lambaikan-tanganmu-sambut-teknologi-intel-real-sense-3d-camera/

[4] http://www.businessweekindonesia.com/4910/keajaiban-realitas-tambahan-dari-qualcomm

2 thoughts on “Tugas Wajib 12 : Perbedaan Oculus Rift, Leaf Motion, Intel Real Sense Teknologi dan Vuforia Smart Terrain

  1. Ping-balik: Intel RealSense | Indra Yoga PraditaIndra Yoga Pradita

  2. Ping-balik: Intel RealSense | Little Thing of Me!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s