Tugas Wajib 8 : Mario Si Manusia Ajaib

Bahasa Indonesia 2 #

Nama : Fajar Nurhakim (12112722)

Kelas : 3KA03

.

A. Kronologi Penyusupan Mario

Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Perhubungan mereka ulang kasus penyusupan Mario Steven Ambarita di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Jumat (10/4/2015). Dalam reka ulang berisi 19 adegan tersebut terungkap bagaimana Mario menyusup ke area bandara, kemudian masuk ruang roda pesawat Garuda Indonesia penerbangan Pekanbaru-Jakarta pada Selasa 7 April. Mario sempat masuk ke area keberangkatan Bandara SSK II Pekanbaru untuk melihat jadwal penerbangan. Setelah mengantongi jadwal penerbangan, Mario kemudian menuju sisi utara bandara melewati semak belukar untuk kemudian memeriksa lokasi take off pesawat. Mario sempat memperhatikan sejumlah pesawat dan bolak balik ke musala di sisi utara untuk beristirahat. Kemudian, Mario mencari pagar yang dapat dipanjat.

Pantauan di lapangan, secara keseluruhan bandara dipasangi pagar setinggi dua meter dan dilengkapi dengan kawat berduri. Namun, Mario menemukan ada bagian pagar yang kawat berdurinya sudah rusak. Dia memanfaatkan celah itu untuk masuk ke area bandara dan langsung menuju landasan pacu. Sayangnya, setelah itu wartawan dilarang meliput adegan selanjutnya di runway. Penyidik Kementerian Perhubungan juga tidak menjelaskan adegan di runway saat jumpa pers. Alasannya, karena masih dalam pengembangan penyidik. Mario, warga asal Rokan Hilir, Riau, ditemukan berjalan terhuyung-huyung di dekat pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta. Kondisi fisiknya sangat lemah.

Petugas kemudian membawanya ke pusat kesehatan di bandara. Setelah mendapat perawatan, ia mengakui menyusup ke ruang roda pesawat Garuda penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Penerbangan itu memakan waktu selama satu jam 10 menit di ketinggian 30 hingga 34 ribu kaki. Mario ditetapkan sebagai tersangka. Aksinya dinilai membahayakan penerbangan.

.

B. Penyebab Mario Dapat Bertahan

Dokter Kesehatan Penerbangan Letnan Kolonel Wawan Mulyana punya dugaan unik soal Mario Steven Ambarita. Fakta Mario masih hidup dalam kondisi ekstrem diduga dibantu ban pesawat. “Analisis saya, panas ban pesawat yang bersentuhan dengan aspal bandara sebelum terbang berperan menyelamatkan Mario,” kata Wawan kepada Tempo saat dihubungi, Rabu, 8 April 2015. Panas hasil gesekan ban pesawat dengan aspal bandara, menurut Wawan, juga tergolong ekstrem. Pesawat Garuda GA 117 menggunakan Boeing 737-800 yang beratnya mencapai 79 ton. Wawan meyakini ban pesawat sangat panas ketika bekerja.

“Kemungkinan suhu lokal ban yang relatif berbeda dengan suhu di langit sempat menahan penurunan suhu secara drastis,” kata Wawan. Wawan takjub Mario bisa hidup setelah mengalami kondisi ekstrem. Menurut Wawan, orang yang mengalami perubahan suhu secara drastis dari panas ke minus puluhan derajat Celsius bisa kehilangan kesadaran. Orang bahkan bisa mati jika mengalami perubahan tekanan udara secara ekstrem. “Manusia punya batas ‘waktu sadar efektif’ yang berbeda saat dihadapkan pada kondisi oksigen yang tipis, dalam taraf ekstrim, ia bahkan tak bakal bisa menjawab berapa empat ditambah empat. Fase yang lebih parah adalah kematian,” katanya.

Nama Mario menjadi tenar karena pada Selasa, 7 April 2015, dia menumpang Garuda GA 117 dari Pekanbaru ke Jakarta. Bukan sembarangan menumpang, laki-laki 21 tahun itu menjadi penumpang gelap dengan cara naik dan bersembunyi di batang roda pesawat. Terbang selama seratus menit, ia ditemukan masih hidup dengan tubuh membiru karena dekompresi dan kekurangan oksigen.

.

Referensi :

[1] Kronologi Mario Menyusup ke Bandara di Pekanbaru. http://news.metrotvnews.com/read/2015/04/10/384235/kronologi-mario-menyusup-ke-bandara-di-pekanbaru. 9 Mei 2015.

[2] Rahasia Mario Selamat dari Suhu Superdingin di Roda Garuda. http://www.tempo.co/read/news/2015/04/08/204656344/Rahasia-Mario-Selamat-dari-Suhu-Superdingin-di-Roda-Garuda. 9 Mei 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s