Tugas Mandiri 5 : Bahasa Indonesia 1 #

Nama : Fajar Nurhakim (12112722)

Kelas : 3KA03

Tugas : Tugas ke-5 (Membuat Artikel)

.

Apa penyebab hilangnya pesawat AirAsia QZ 8501, masih menjadi misteri. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan terdapat awan tebal berjenis cumulonimbus pada rute pesawat yang membawa 155 penumpang tersebut.

“Area kawasan rute penerbangan berawan dan banyak awan sepanjang rute. Ada awan cumulonimbus dan awan-awan jenis lain,” ujar Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan dan Maritim BMKG Syamsul Huda kemarin.

Kecelakaan pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 8051 akhirnya mulai ada titik terang setelah ditemukan puing dan sejumlah jenazah di Selat Karimata pada Selasa (30/12).

Pesawat yang mengangkut tujuh kru dan 155 penumpang itu hilang kontak dengan menara pengawas lalu lintas udara (ATC) pada Minggu (28/12) pukul 06.17 WIB. Selain pilot dan ko-pilot, di dalam pesawat jenis Airbus A320-200 itu terdapat pula empat orang awak kabin dan seorang teknisi.

Tim gabungan search and rescue melanjutkan pencarian korban dan pesawat Air Asia QZ8501 pada hari kedelapan sejak pesawat tersebut hilang kontak. Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Henry Bambang Sulistyo mengatakan area pencarian diperluas ke wilayah timur dari penemuan obyek sebelumnya. Tim memprediksi beberapa korban terbawa arus gelombang ke arah timur.

“Sektor pencarian dan evakuasi unsur udara dan laut diperluas ke arah timur. Kami prediksi ada obyek dan jasad yang terbawa arus,” kata Bambang di kantor Basarnas, Jakarta, Ahad, 4 Januari 2015.

Tim SAR gabungan optimistis bisa menemukan kotak hitam atau black box Air Asia QZ8501 setelah penemuan ekor pesawat itu di Laut Karimata, Rabu, 7 Januari 2015. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menegaskan, jika sudah ditemukan, kotak hitam harus diperiksa oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi, bukan lembaga negara lain.

Tim SAR berhasil menemukan dan mengangkat black box AirAsia Qz8501. Benda ini menyimpan seluruh data selama penerbangan sehingga dapat menguak apa yang menyebabkan kecelakaan itu terjadi.

Ketua Tim Investigasi AirAsia Mardjono Siswosuwarno mengungkapkan memory data di black box. Kendati ukuran kecil, namun dapat merekam seluruh data penerbangan dan suara pilot selama menerbangkan pesawat.

.

.

Daftar Pustaka

[1] http://www.kompas.com/

[2] http://www.tempo.co/

[3] http://www.jurnalbalikpapan.com/

[4] http://www.thejakartapost.com/

[5] http://www.gatra.com/

————————————-

[1] Odelia Sinaga, Hasil Investigasi Slot Air Asia, PT. Koran-tempo, Jakarta, 2015.

[2] Putri Adityowati, Korban AirAsia Ikut Arus Area Pencarian Diperluas, 2015.

[3] Ibid, hlm. 2.

[4] Odelia Sinaga, op.cit, hlm. 18.

[5] Putri Adityowati, op.cit, hlm. 2.

[6] Ibid.

[7] Ibid.

[8] Odelia Sinaga, op.cit, hlm.1.

[9] Ibid, hlm. X.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s