Cerita Nyata, Kehebatan Sedekah (Kisah Diri Sendiri)

Teori Organisasi Umum 1

Nama : Fajar Nurhakim (12112722)
Kelas : 2KA03
Tugas : Membuat Tulisan Bebas  ke-4

.

.

“Kalau kita sedekah dengan ikhlas maka Allah pasti akan menggantinya, minimal 10x lipat dan maksimal tidak terhingga”

“Allah tidak akan ingkar terhadap janji-janjinya”

.

Sebelumnya mungkin diantara kita sudah sering mendengar dan atau membaca dua kalimat di atas ?

Allah sudah berjanji bahwa sedekah kita akan dilipat gandakan menjadi berlipat-lipat, itulah salah satu janji Allah yang jelas pada beberapa Ayat Al-Quran dan hadist berikut :

  • Allah Tabaraka wataala berfirman: “Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.” (H.R. Muslim)
  • Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi)
  • “Harta itu tidak akan kurang dengan disedekahkan.” (HR. Imam Muslim)
  • Satu dirham memacu dan mendahului seratus ribu dirham. Para sahabat bertanya, “Bagaimana itu?” Nabi Saw menjawab, “Seorang memiliki (hanya) dua dirham. Dia mengambil satu dirham dan bersodaqoh dengannya, dan seorang lagi memiliki harta-benda yang banyak, dia mengambil seratus ribu dirham untuk disodaqohkannya. (HR. An-Nasaa’i)
  • ”Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (pembayarannya oleh Allah) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS.Al-Hadid:18)

.

Kali ini saya ingin menceritakan tentang kisah nyata saya sendiri yang berkenaan dengan Sedekah, Sebelumnya dalam cerita ini, saya tidak punya maksud dan niat lain selain ingin berbagi cerita tentang hebatnya Sedekah🙂

.

Pengeluaran Berlebih Demi Membeli Alat Olahraga

               Awal cerita ketika saya ingin membeli sebuah alat olahraga yang ternyata harganya tidak berbanding lurus dengan dompet seorang mahasiswa, Ya ! saya salah satu Mahasiswa di Universitas Gunadarma, biasa orang-orang memanggilku dengan nama Fajar atau Joe.

               Karena memang saya sangat mengnginkannya akhirnya berusaha menabung dan berhemat, saya sendiri berniat ingin membeli alat tersebut 2 bulan kedepan, namun apa daya, setelah 2 bulan uang masih kurang untuk membeli alat tersebut, tapi karena sudah berniat ingin membelinya pada hari itu akhirnya nekat menggunakan uang jajan yang tersisa di kantong tanpa memikirkan bagaimana kedepannya, karena untuk makan dan yang lainnya saya udah menyimpan stok bahan pangan yang cukup.

              Akhirnya keinginan membeli alat tersebut tercapai, setelah beberapa hari ternyata perkiraan kurang tepat, dengan kata lain bahan pangan tidak akan cukup sampai akhir bulan dan sisa uang pun hanya tinggal 14.000.

.

Sisa uang di kantong tinggal 14.000

               Dengan rasa bingung, saya langsung memutar otak mengatur bagaimana agar bahan pangan + 14.000 bisa digunakan sebaik-baiknya sampai akhir bulan, Puasa dan Mengurangi Jatah makan adalah solusi terbaik.

               Namun dengan cara itupun, sekitar 10 hari sebelum akhir bulan, bahan pangan dan uang tidak cukup (mungkin hanya cukup untuk 2-3 hari lagi *paket hemat*), selain itu persediaan air minumpun hanya tinggal sedikit (sekitar 15 gelas terakhir), disinilah selama beberapa hari saya hanya minum 1 sampai 2 gelas saja dalam sehari.

               Hari kamis sore, tepat bahan pangan hanya cukup untuk 1 kali makan, namun saya coba dipakai untuk 2x makan sampai sarapan pagi hari jum’at besok, untuk makan selanjutnya bagaimana besok aja, Pada Hari jum’at  setelah selesai Matakuliah Statistika, saya langsung pergi ke Masjid bersama teman saya Berto.

.

Quiz Berhadiah Dari Salah Satu Dosen

               Di masjid inilah, entah kenapa saya mendadak terpikir tentang sedekah , ” Kalau kita sedekah dengan ikhlas maka Allah pasti akan menggantinya berlipat-lipat“. Akhirnya dengan keyakinan dan percaya pada janji Allah, saya mengeluarkan uang 10.000 dan memasukkannya ke kotak amal, pada waktu itu yang saya pikirkan hanya “Ikhlas, Ridho, Pasrah dan Yakin Pada Janji Allah”, akhirnya sisa uang tinggal 4.000 dan bahan panganpun sudah habis.

               Setelah Shalat Jum’at saya mengajak teman saya pergi ke kosan untuk istirahat, rasa malu menghampiri karena sesampainya di kosan, saya tidak bisa menyajikan makanan, bahkan air putihpun tidak bisa.

               Aneh biasanya saya tidak berniat membaca materi ketika pulang Shalat jum’at, tapi pada hari itu saya ingin sekali membaca materi dengan sangat serius yang akan dibahas pada pertemuan kali ini.

              Jam sudah menunjukan 13:00, akhirnya berangkat ke kampus, ketika di Jalan teman saya memberitau sesuatu yang bikin kaget, “Joe Lo serius minum sehari cuman dikit? gak takut mati lo?”, dalam hati gue berpikir ” gue juga pernah baca kali, kalo manusia bisa hidup 1 minggu tanpa makanan, tapi tak bisa tanpa air”, mau minjem tapi entah kenapa susah buat minjem, akhirnya karena rasa takut, saya membeli 1 air botol dan sisa uangpun tinggal 1.000.

               Masuk kelas terlambat, ternyata dosen sudah mengajar, tak apa! saya sangat kenal Dosen ini sangat baik dan bijaksana, ketika saya baru saja duduk dan menarik napas panjang, dosen bilang seperti ini “Ayo Siapa yang bisa jawab, yasudah bapak naikkan Hadiahnya jadi 100.000”, tanpa mengingat rasa lapar, saya langsung tanya, hadiah apa pak ? soalnya apa ?, Dosen akhirnya mengulang soalnya, dan jujur pada saat itu saya tersenyum dan tertawa dalam hati mendengar soal yang di berikan dosen, tanpa pikir panjang saya langsung angkat tangan dan menjawab soal itu dengan tegas dan jelas.

               Ketika saya menjawab, dosen itu hanya terdiam dan tersenyum beberapa saat, lalu dosen itu mengeluarkan uang 100.000 dan memberikannya kepada saya, senang dan bingung bagaimana cara menjelaskan perasaan senang ketika mendapat uang itu , karena untuk makan besok😄 , uang yang sisa 1.000 sekarang jadi tersisa 101.000.

               Subhanallah, sungguh hebat keajaiban Sedekah, yang hanya berawal 10.000 dilipat gandakan pada hari itu juga jadi 100.000, Ayo Sedekah🙂 #gerakansedekah.

.

.

sumber : Al-Quran dan Hadist

6 thoughts on “Cerita Nyata, Kehebatan Sedekah (Kisah Diri Sendiri)

  1. salut dech dengan tindakan yang di ambil dengan yakin kehebatan sedekah. saat kita butuh sesuatu, pancing sesuatu itu dengan sedekah. salam berbagi…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s